Detail Artikel

Air Gratis Asbilah

  • 21 November 2024
  • Jawa Tengah

diriwayatkan oleh Imam Muslim, Nasai, dan Tirmidzi: “Wahai sahabatku, siapa saja diantara kalian yang menyumbangkan hartanya untuk dapat membebaskan sumur itu, lalu menyumbangkannya untuk umat, maka ia akan mendapatkan surgaNya Allah Ta'ala” (HR. Muslim) Kisah sumur Raumah bermula dari kondisi Kota Madinah yang mengalami panceklik dan kesulitan mendapatkan air bersih. Satu-satunya sumber air yang tersisa adalah sumur Raumah, milik seorang Yahudi. Kaum muslimin terpaksa harus mengantre dan membeli air bersih dari Yahudi tersebut. Mendengar kondisi ini, Rasulullah SAW bersabda seperti di atas. Utsman bin Affan, salah seorang sahabat Rasulullah yang dikenal dermawan, segera mendatangi pemilik sumur dan menawarkan untuk membeli sumur tersebut. Setelah negosiasi, pemilik sumur setuju untuk menjual setengah dari sumur tersebut kepada Utsman bin Affan. Utsman kemudian menyedekahkan sumur tersebut kepada masyarakat secara gratis